Pemasaran menjadi salah satu ujung tombak akan keberhasilan dari peternakan ayam broiler, para peternak yang sudah memiliki pasar yang jelas sudah tidak ragu lagi melakukan produksi atau budidaya ayam broiler sebanyak-banyaknya, namun berbeda dengan peternak yang belum memiliki pasar yang jelas maka ia akan mencari pasar yang sesuai dengan kondisi baranng yang dimilikinnya. Strategi pemasaran yang kurang tepat akan membuat peternak merugi dan terjadi penurunan kualitas di pemeliharaan pada periode berikutnya.
Berikut kami berikan informasi mengenai strategi pemasaran agar ayam broiler yang diproduksi oleh peternak bisa laku dan bersaing di pasaran,
1. Sistem Penjualan ecer
Konsumen ayam broiler tidak hanya restauran atau rumah makan dengan skala menengah keatas, namun rumah tangga juga menjadi pasar yang sangat potensial, namun rumah tangga memiliki skala yang rendah, artinya pembelian dari rumah tangga tidak sebanyak restauran atau rumah makan, oleh sebab itu dibutuhkan sistem ecer agar rumah tangga jug bisa menikmati produk kita. Sistem ecer inilah yang menjadi nilai tambah bagi peternakan itu sendiri karena bisa melayani konsumen tingkat bawah.
2. Menekan biaya operasional
Biaya operasional adalah salah satu pengeluaran terbesar dalam proses peternakan ayam broiler, biaya ini pastinya dapat ditekan seminimal mungkin namun dengan hasil akhir semaksimal mungkin. Contoh penerapan penekanan biaya operasional ini adalah pada bagian pakan ayam, karena pakan merupakan pengeluaran yang cukup besar hampir 50% dari total kebutuhan dana, pakan bisa diolah dari beberapa bahan limbah pertanian yang diolah sedemikian rupa dengan menggunakan teknik fermentasi atau yang lainnya sehingga tidak tergantung 100% pada pakan pabrikan. Pada poin ini dibutuhkan suatu kreativitas agar bisa menghasilkan sesuatu yang maksimal.
3. Harga yang terjangkau semua kalangan
Setelah menggunakan sistem ecer, maka harga haruslah diperhatikan dan tidak lupa tetap menghitung keuntungan, namun harus tetap realistis. Rumah tangga sebagai konsumen tingkat bawah biasanya lebih sering membeli barang makanan yang terjangkau harganya, oleh sebab itu agar produk peternakan bisa terus bersaing haruslah memasang harga yang terjangkau namun tetap realistis.
4. Menggunakan sistem online agar pemasaran semakin luas
Sistem online memang sudah menjadi kebutuhan saat ini, semua barang bisa dijual dengan sistem online, selain itu jangkauan pasarnya juga semakin luas. Namun perlu diperhatikan produk, kemasan dan lain-lain yang menyangkut kualitas barang tersebut agar barang bisa sampai ke tangan konsumen dengan selamat dan sesuai dengan harapan.
5. Membuat dan menambah jaringan antar peternak ayam broiler
Komunikasi merupakan hal terpenting ketika melakukan sebuah usaha, jaringan atau sekelompok orang yang memiliki kesamaan profesi juga sangat penting dan dibutuhkan. Tujuan adanya suatu jaringan ini adalah untuk mempereat tali silaturahmi, ajang tukar pikiran dan pendapat, ajang untuk sharing masalah yang ada dan cara penanggulanginya.
Itulah beberapa Tips N Trik agar ayam broiler hasil peternakan, terutamanya peternakan rakyat bisa laku dan bersaing di pasaran. Penentuan harga jual ayam broiler apabila dilihat dipasaran saat ini dilakukan oleh para perusahaan besar, dimana kebanyakan peternakan ayam broiler sudah menjadi mitra dari perusahaan besar tersebut, dan realitanya sekarang para peternak ayam broiler susah untuk memiliki hak tawar untuk bisa menentuka harga jualnya. Harga jual livebird di pasaran saat ini masih di kisaran Rp. 10.000 – 15.000.

Komentar
Posting Komentar